Jalan Akses Geopark Ciletuh-Pelabuhan Ratu Sukabumi


Curug Cimarinjung

Hairpin turn

Puncak Darma

Bagan

Jembatan Bailey

Iklan
Dipublikasi di Traveling | Meninggalkan komentar

Jalan Saketi-Malingping-Bayah

Rute yang dilewati

Belum muncul di Street View

Kondisi jalan raya Saketi-Malingping sebagian besar mulus dengan perkerasan rigid

Pembangunan Perumahan

Ada ruas yang sedang dikerjakan kurang lebih 1 km

Perbaikan perkuatan lereng

Proyek jembatan ganda

Memang beda

SPBU Kerta

Zona Selamat Sekolah

Lokasi foto di Malingping menghadap utara, lurus ke Saketi, kiri ke Cibaliung/Ujung Kulon, balik arah ke Bayah

Jalan Nasional III JLS Pansela Malingping-Bayah

Bayah

Cemindo Gemilang

Jalan rusak dari plant ke quarry

Gunung Madur

Conveyor belt

Quarry semen Merah Putih

Jalan aspal mulai quarry ke arah Pelabuhan Ratu

Jalan khusus milik PT Cemindo

S turn

Dekat simpang Ciawi-Sawarna

Dipublikasi di Traveling | 3 Komentar

Jalur Kereta Api Saketi–Bayah

Menyusuri jalur mati peninggalan Romusha Saketi–Bayah.

Peta AMS 1958

Full size: http://legacy.lib.utexas.edu/maps/ams/indonesia/txu-oclc-21752461-sb48-11.jpg

http://legacy.lib.utexas.edu/maps/ams/indonesia/

Perkiraan trase, dilihat dari pola tanaman & tegalan sawah yang membentuk garis & tikungan yang melingkar/tidak menyudut diperkiraan merupakan bekas jalur rel.

 

GPS tracking pakai aplikasi GPS Logger: https://play.google.com/store/apps/details?id=com.doubletimesoft.gpslogger

kanan ke Labuan, kiri ke Bayah

Sisa abutment jembatan

Dekat Bendung Cilemer

Jembatan di Kec. Banjarsari, Lebak

Dimanfaatkan warga sebagai jembatan gantung

Jembatan Desa Bolang

Jalur rel jadi saluran irigasi

Jalur rel jadi jalan lingkar Malingping

Jembatan Cilangkahan

Jembatan Cipageran, bersebelahan dengan JLS Banten

Jembatan dekat Pantai Pangalongan

Jembatan Cisiih

Dipublikasi di Traveling, Unik | Meninggalkan komentar

Jalur Kereta Api Labuan–Rangkasbitung

Menyusuri jalur mati Labuan–Rangkasbitung di sekitar Kecamatan Saketi, Pandeglang, Banten.

 

Peta AMS 1958

Ukuran penuh

http://legacy.lib.utexas.edu/maps/ams/indonesia/

http://legacy.lib.utexas.edu/maps/ams/indonesia/txu-oclc-21752461-sb48-11.jpg

 

GPS tracking

Gunung Pulosari

Stasiun Saketi

kiri ke Bayah, kanan ke Labuan

Dipublikasi di Traveling, Unik | Meninggalkan komentar

Apa itu kuliah?

Khususnya kuliah di teknik sipil

 

Tujuan kuliah:

  1. Menguasai kompetensi sehingga layak menyandang gelar sesuai bidang
  2. Menjalani segala proses di dunia perkuliahan, sehingga kelak bisa menjadi bekal untuk masuk dunia kerja & agar dapat berkontribusi dalam kehidupan bermasyarakat & bernegara
  3. Jadi tidak sekedar biar dapat ijazah & punya gelar

 

Sesuai Tri Dharma Perguruan Tinggi, kewajiban universitas:

  1. Pendidikan dan Pengajaran
  2. Penelitian dan Pengembangan
  3. Pengabdian kepada Masyarakat

 

Maka, kegiatan di universitas adalah:

  1. Belajar-mengajar, kuliah, transfer ilmu, mengerjakan tugas, ujian untuk mengukur kemampuan mahasiswa
  2. Menulis paper/makalah/jurnal ilmiah, sesuai kaidah yang benar. Universitas tidak sekedar mencetak lulusan sarjana, tapi juga harus jadi pusat riset & penelitian dengan produktif menghasilkan karya ilmiah berkualitas
  3. Kontribusi nyata untuk masyarakat. Contohnya kuliah kerja nyata maupun kegiatan sosial melalui organisasi mahasiswa (saya ngga tau contohnya karena saya ngga pernah ikut organisasi)

   

Teknk sipil adalah jurusan yang mempelajari segala hal tentang infrastruktur & prasarana. Prospek kerjanya di proyek bangunan (gedung, jalan, jembatan, bendungan dsb) sebagai kontraktor atau konsultan, atau menjadi PNS di Kementerian PUPR.

 

Bidang ilmu teknik sipil:

  1. Struktur. Meliputi struktur bangunan yang umum digunakan yakni beton bertulang & baja. Struktur kayu juga dipelajari walaupun aplikasi di lapangan sudah banyak ditinggalkan. Ilmu dasarnya ialah analisis struktur untuk menghitung gaya yang dialami struktur bangunan.
  2. Hidro. Segala bangunan yang berhubungan dengan air: bendungan (dam), bendung (weir), irigasi, saluran drainase, kanal, pelabuhan, dsb. Ilmu dasarnya adalah mekanika fluida yang mempelajari perilaku air & hidrologi yang mempelajari siklus hujan.
  3. Transportasi. Mempelajari jalan raya, jalan rel & lapangan terbang. Mendesain bentuk geometrik & lapis perkerasannya. Ilmu dasarnya adalah rekayasa lalu lintas.
  4. Geoteknik. Karena semua bangunan berdiri di atas tanah, geoteknik mempelajari mekanika tanah dengan sedikit pengetahuan tentang geologi & bangunan bawah atau fondasi. Geoteknik juga menjadi ilmu yang wajib dikuasai untuk merencanankan struktur bangunan gedung, bangunan air atau hidro, dan bangunan transportasi atau jalan.
  5. Manajemen konstruksi. Adalah kemampuan untuk mengelola proyek (kegiatan untuk mewujudkan tujuan tertentu dalam waktu terbatas) agar tepat mutu, tepat waktu, dan tepat biaya. Di dalamanya kita harus memahami ilmu ekonomi karena pada dasarnya infrastruktur dibangun untuk menunjang perekonomian. Kita harus melek hukum terkait kontrak & peraturan perundangan. Menguasai manajemen yakni kemampuan mengelola man, method, machine, material & money untuk mencapai tujuan.

 

Untuk mempelajari 5 bidang ilmu di atas, maka harus ditujang dengan ilmu lain yang diberikan di kuliah seperti:

  1. Ilmu sosial budaya dasar, kewarganegaraan, agama, olahraga. Tidak ada hubungan langsung dengan teknik sipil tapi jadi kuliah wajib.
  2. Bahasa Indonesia & menulis karya ilmiah, sebagai dasar menulis makalah agar baik & benar. Serta Bahasa Inggris wajib dikuasai di era globalisasi & teknologi informasi, syarat mutlak masuk dunia kerja.
  3. Matematika, fisika, kimia, statistika, koding. Serba eksakta.
  4. Gambar teknik, bahan bangunan, survey tanah, metode konstruksi. Teknik dasar konstruksi.
  5. Geologi, dampak lingkungan. Aspek preliminary study sebuah proyek.
  6. KKL/study tour, kerja praktek/magang, KKN, TA/skripsi. SKS kuliah aplikasi semua ilmu di atas.

 

Dari uraian di atas, maka yang harus dilakukan saat kuliah (atau yang seharusnya saya lakukan dulu waktu kuliah) di jurusan teknik sipil adalah:

  1. Memantapkan niat, membulatkan visi, misi & tujuan kuliah di teknik sipil itu mau jadi apa? Habis lulus kerja apa? Dulu waktu kuliah saya tidak punya tujuan yang jelas, cuma dijalani dengan malas2an walaupun Alhamdulillah akhirnya bisa lulus juga. Saya tidak punya gambaran kerja di kontraktor itu seperti apa. Mungkin karena saya orang yang pekok, introvert, individualis, yang malas (atau gengsi) bertanya ke senior yang sudah lulus, hanya berkutat pada kuliah & kosan.
  2. Kuliah yang rajin, mengerjakan tugas sebaik2nya, banyak bertanya kepada senior yang sudah lebih dulu tahu, kenapa saya belajar ini? Kenapa bisa begini? Apa hubungannya mata kuliah ini dengan yang ini & yang itu? Sehingga belajar lebih terstruktur & terarah. Dulu pekoknya saya, saya merasa bisa menyelesaikan sendiri kuliah atau tugas tanpa dibantu orang lain. Ya memang sih selesai, tapi jadi membuang banyak waktu, tidak efisien & tidak terarah.
  3. Banyak membaca. Baik materi kuliah dari dosen (diktat, modul), buku textbook (bisa download, tapi baiknya pinjam di perpus atau beli biar berkah), standar/code sipil yang berlaku (SNI, ACI, ASTM, AISC dll (nah kalau ini donlod gpp IMO)), makalah/paper/jurnal karena tugas akhir kita wajib bikin jurnal (menurut saya, tugas besar sipil yg bisa dibilang mirip laporan perencanaan konsultan kalau di proyek beneran, harusnya dibikin ada format jurnalnya, biar mhs terlatih menulis jurnal), laporan perencanaan proyek sungguhan (jadi kita tahu gunanya tugas besar aplikasinya di dunia kerja, sistematikanya diikuti, formatnya gambar detailnya, tidak hanya mencontek masteran tugas besar), artikel majalah & peraturan perundangan buat menambah wawasan (di inet banyak).
  4. Berorganisasi. Baiknya sih ikut organisasi di kampus atau jadi panitia pensi atau panitia study tour. Tapi walaupun tidak, sebenarnya ada bentuk organsasi lain yg memang wajib diikuti seperti berkelompok dalam kegiatan LKMM/kepemimpinan, KKN, pelantikan, atau tugas besar berkelompok. Di situ kita harus bisa menjalankan peran kita masing2, menghargai usaha orang lain, berempati & tidak maunya menang sendiri (dulu pekoknya saya merasa paling hebat sendiri & memaksakan kehendak sendiri ke orang lain). Berlatih rapat, adab berbicara di forum & bermusyawarah mufakat. Kerja di proyek, manajemen konstruksi itu bisa berjalan dengan baik kalau kita pandai berorganisasi. Sebab sebagai kontraktor, tidak semua pekerjaan dikerjakan sendiri, ada banyak subcon yg terlibat & tugas kontraktor adalah mengorganisir semua subcon agar pekerjaan berjalan sinkron. Kemampuan organisasi juga berguna untuk menjalin hubungan baik antara kontraktor dengan owner & konsultan. Softskill ini tidak diajarkan di kuliah, saya baru menyadari pentingnya organisasi setelah lulus & sudah kerja (tentunya selain untuk menuh2in CV).
  5. Mengikuti seminar & pelatihan. Biar makin pinter, up-to-date dg teknologi konstruksi terkini & memperbanyak sertifikat. Jangan lupa ikut pelatihan BAHASA INGGRIS, sertifikat TOEFL jadi syarat wisuda, lamar pekerjaan atau daftar PNS.
  6. Perbanyak teman, channel & link. Baik senior, seangkatan atau junior, kenalan atau siapa saja lah. Kita tidak bisa hidup sendiri. (dulu saya sama teman kos saja tidak kenal, memang saya pekok).
  7. Banyak jalan2 & turing. Mengamati & menikmati infrastruktur yg sudah jadi, mengamati proyek yg sedang berjalan. Serta gabung di forum skyscrapercity. Perbanyak nonton tayangan berfaedah tentang ketekniksipilan & engineering (dokumenter BBC, natgeo, discovery, dsb (di youtube banyak atau bisa donlod di axvhome)) guna memperluas wawasan.
  8. Buat saya, KKN itu kegiatan menyenangkan. Buat KKN mu awesome. Bikin program kerja yg keren. Kalau teknik sipil apa ya? Buat perencanaan fasilitas umum yg dibutuhkan desa, gambar, RAB, presentasikan terbaik. Ibaratkan mereka klien, kita konsultannya. Ajak mereka diskusi, saatnya kita manfaatkan ilmu sipil yg sudah dipelajari agar berguna buat masyarakat. Jangan bikin program membangun tapi dengan dana kita sendiri walaupun kita banyak uang, sebab akan dianggap gimana gitu sama temen KKN dari jurusan lain. Kecuali kita ikut kerja bakti yaa yg diadakan warga setempat. Lagipula membangun itu seperti kita kasih ikan ke warga, bukan kasih pancing. Harusnya program KKN itu pemberdayaan masyarakat. (poin ini terkait Tri Dharma Perguruan Tinggi no. 3) oya, KKN, bikin instagram & youtube, perbanyak posting foto & video keren, banyak ikut kegiatan warga & bantu program teman lain, serta bikin EXPO yg berkesan.
  9. Akan diupdate.

 

Sekian tulisan saya. Semoga menjadi introspeksi bagi diri saya sendiri dan berguna bagi yg mau atau sedang kuliah, khususnya di jurusan teknik sipil.


*tulisan ini merupakan pendapat pribadi penulis. Tidak sepenuhnya benar. Mohon dikoreksi kalau salah & silakan dikomentari.

Dipublikasi di Kuliah, Opini, Struktur | Meninggalkan komentar